22/11/10

MUDA

Ingin aku
Meski secuil
Untuk menelisik
Setangkai esensi

Ingin aku
Berdendang bersanding faham
Merajut harap, yang hanya berlari kecil
Di tengah temaram
Hendak ia meraup
secarik senyum
Lalu menyembah gulita
Berpasrah diri
Demi waktu penuh bual
Merasa kuat


Menipu Tuhan
Kita muda!
Sepintas penuh daya
Dengan senyum muslihat
dan tawa sarat hina
Beradu dengan indera
Melecehkan Negara!

Bagaimana ini?

Lelahkah berjuang?

Tidak, kawan,
Kita muda
Penuh mimpi
Yakinlah
Dengarkan hati
Ia berbisik
“Bawalah nurani
Tengadahkan diri
Hanya pada Illahi Rabbi”


Irsal, 3 oct ‘10, 10.37
Untuk pemuda di sudut-sudut dunia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar