09/12/11

Sejarah, di Mata SBY


        
         Dalam buku indonesia unggul, di bagian kata pengantar, Presiden SBY menyatakan bahwa tugas seorang presiden adalah bertanggungjawab untuk mengarahkan perjalanan sejarah Indonesia. Beliau menuliskan kata sejarah, karena kesadarannya yang utuh akan betapa pentingnya sebuah sejarah. Beliau berpikir bahwa yang akan terjadi, itulah yang akan menjadi sejarah. Jadi, bagaimanapun, sejarah memang harus dipersiapkan dengan hati yang tulus, bagi siapa yang membuka matanya lebar-lebar.

Memimpin di Tengah Kerasnya Timor-Timur



Judul                              : Untuk Negaraku
No. ISBN                      : 979-416-744-4
Penulis                           : Tono Suratman
Penerbit                         : Pustaka Sinar Harapan, Jakarta
Tahun terbit                   : 2002
Jumlah Halaman            : 134
Berat Buku                    : 175 gram
Jenis Cover                    : Soft Cover
Dimensi(L x P)              : 125x200 mm
Kategori                         : Nonfiksi

“Saya harus mengambil jarak geografis yang sedemikian jauh dari semua hal yang pernah saya tangani pada jarak yang sedemikian dekat. Katerharuan sudah pasti ada, tapi tak banyak. Namun kesedihan?sedikitpun tak saya rasakan karena saya memang tidak terlatih untuk ini.”
— Brigjen TNI Tono Suratman (Danrem Wiradharma, Timor-Timur, pada masa krisis dan reformasi)
Buku ini bisa disebut sebagai potret kesaksian dari penulis yang merupakan seorang tentara yang terlibat secara langsung dalam kasus Timor-Timur. Dengan latar belakang profesi yang cukup penting, yaitu sebagai petinggi TNI di Dili saat polemik separatisme berkecambuk, Tono Suratman berhasil menyampaikan deretan fakta-fakta penting yang dikemas dalam rangkaian cerita sistematis, padat, dan tepat sasaran.

Langkah Jitu Meningkatkan Potensi Diri



Judul                              : Tunjukkan Dirimu

                                         4 Cara Cerdas untuk Meningkatkan Eksistensi Diri             ISBN                             : 978-602-8691-86-4
Penulis                           : Nilam Permata
Penerbit                         : Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasara Menengah
                                         Kementrian Pendidikan Nasional
Tahun terbit                    : 2011
Jumlah Halaman             : 134
Berat Buku                    : 175 gram
Jenis Cover                   : Soft Cover
Dimensi(L x P)              : 125x200 mm
Kategori                       : Nonfiksi


Buku yang berjudul Tunjukkan Dirimu ini merupakan buku sederhana. Karena ditinjau dari segi bahasanya yang sangat mudah dicerna. Hal ini memang menjadi pertimbangan tersendiri bagi penulis. Setiap buku yang disajikan mempunyai sasaran pembaca. Buku ini, sesuai judulnya, menjadikan remaja sebagai dasar pembahasan yang dominan sekaligus target pembaca. Karena penulis menyadari bahwa masa remaja adalah masa pembentukan diri, dimana berbagai macam aspek kehidupan dan interaksi kemasyarakatan seringkali memegang peran penting. Melalui buku ini, penulis hendak mengangkat empat tips sebagai bentuk dasar dari upaya memberdayakan hidup.

08/12/11

Mencermati Setan



 Judul                              : Tarian Setan
No. ISBN                      : 979-3684-67-4
Penulis                           : Saddam Hussein
Penerbit                         : Jalasutra
Tahun terbit                   : 2006
Jumlah Halaman            : 284
Berat Buku                    : 250 gram
Jenis Cover                    : Soft Cover
Dimensi(L x P)              : 100x180 mm
Kategori                         : Novel, fiksi

“Saddam sedang sibuk menulis novel saat pasukan koalisi internasional bersiap menggempur Irak..”
—Tariq Aziz (Deputi Perdana Menteri Irak, era Saddam Hussein)

Kontroversial. Itulah satu kata yang setidaknya cukup untuk dijadikan pembuka dalam memberikan penjelasan sepintas mengenai novel ini. Novel ini adalah novel ke  4 dari Saddam Hussein yang saat itu menjabat sebagai presiden Irak. Entah apa motifnya, Saddam telah membuat suatu karya yang membuat khalayak heran. Bagaimana bisa seorang presiden yang memimpin memimpin sebuah negara penuh konfik seperti Irak bisa memiliki waktu untuk menulis 4 buah novel? Pertanyaan tersebut seringkali muncul di berbagai lapisan masyarakat yang pernah mengetahui, atau mengikuti kiprah Saddam di dunia sastra.