Judul :
Tunjukkan Dirimu
4 Cara Cerdas untuk Meningkatkan Eksistensi
Diri ISBN :
978-602-8691-86-4
Penulis :
Nilam Permata
Penerbit :
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasara Menengah
Kementrian Pendidikan Nasional
Tahun terbit :
2011
Jumlah Halaman :
134
Berat Buku :
175 gram
Jenis Cover :
Soft Cover
Dimensi(L x P) :
125x200 mm
Kategori :
Nonfiksi
Buku
yang berjudul Tunjukkan Dirimu ini merupakan buku sederhana. Karena ditinjau
dari segi bahasanya yang sangat mudah dicerna. Hal ini memang menjadi
pertimbangan tersendiri bagi penulis. Setiap buku yang disajikan mempunyai
sasaran pembaca. Buku ini, sesuai judulnya, menjadikan remaja sebagai dasar
pembahasan yang dominan sekaligus target pembaca. Karena penulis menyadari
bahwa masa remaja adalah masa pembentukan diri, dimana berbagai macam aspek
kehidupan dan interaksi kemasyarakatan seringkali memegang peran penting.
Melalui buku ini, penulis hendak mengangkat empat tips sebagai bentuk dasar
dari upaya memberdayakan hidup.
Tips
yang pertama kali dibahas adalah mengenai membaca. Membaca merupakan salah satu
dasar dari pembelajaran. Hal ini sangatlah penting bagi semua remaja. Karena
dengan membaca, banyak sekali manfaat yang bisa didapat. Secara kasat mata,
bagi orang awam, membaca tidak lebih dari kegiatan mengeja kata setelah
melakukan pengamatan visualisasi, lalu memrosesnya di dalam otak untuk diingat.
Belum
banyak yang tahu, bahwa sebenarnya dengan membaca, banyak manfaat lain diluar
perkiraan kita yang akan mempengaruhi kinerja otak kita, tanpa kita sadari.
Salah satunya adalah mengembangkan kemampuan dalam bertutur kata. Alih-alih
memahami isi dari bacaan, ternyata otak kita juga merekam berbagai variasi
bentuk bahasa dan susunan kata-kata yang dapat memperkaya kecerdasan linguistik
seseorang. Selain itu, membaca juga dapat mengembangkan pola dan cara berpikir
seseorang.
Untuk
membiasakan dan membudayakan membaca dalam kehidupan kita, upaya yang perlu
dilakukan tidaklah berat. Kita hanya perlu membaca tulisan, sedikit demi
sedikit namun rutin dan berkesinambungan. Selain itu, kecintaan untuk membaca juga perlu kita kembangkan, karena
dengan membaca, kita bisa melihat dan merasakan indahnya ilmu pengetahuan.
Tips
kedua yang dibahas adalah aspek menulis. Bisa dibilang, menulis dan membaca
merupakan kegiatan yang cukup rekat. Dengan menulis, ekspresi dari pribadi kita
tidak hanya dapat diungkapkan, namun juga diabadikan. Selain itu, menulis juga dapat memperjelas
cita-cita. Dengan menuliskan cita-cita kita dalam diary, maupun selembar kertas
besar lalu ditempel di kamar kita, secara otomatis otak kita akan selalu
merekam dan merangsang alam bawah sadar kita untuk memantapkan kemungkinan-kemungkinan
dari terwujudnya cita-cita tersebut.
Tips
ke tiga yang dijabarkan dalam buku ini adalah aspek berbicara. Berbicara adalah
suatu kebutuhan bagi manusia untuk menyampaikan informasi-informasi, pemikiran,
maupun kepekaan sosial. Salah satu sisi berbicara yang diangkat dalam buku ini
adalah betapa pentingnya belajar menjadi seorang public speaker. Hal ini dipacu
oleh eksistensi kemampuan public speaking yang kini hampir mutlak dibutuhkan di
berbagai dunia karier. Itulah mengapa pada zaman sekarang, keterampilan public
speaking menjadi semakin dihargai. Untuk bisa menjadi public speaker yang baik,
kita perlu berlatih secara rutin dan dimulai dari hal-hal sederhana. Berbagai
trik juga perlu kita ketahui, antara lain betapa pentingnya menyelipkan humor
saat berbicara.
Tips
terakhir yang dikemukakan adalah mengenai pentingnya networking, atau berperan
dalam jaringan pergaulan atau sosial. Karena dengan mengembangkan kemampuan
praktik bersosialisasi, kita dapat mengetahui dan membiasakan diri terhadap etika-etika
sosial yang tidak dapat kita temui dalam teori apapun. Kemampuan soft skill
semacam ini kini mutlak diperlukan untuk menunjang kehidupan kita, khususnya
remaja yang butuh media penyalur aktivitas yang efektif dan positif.
Buku
ini telah menelaah empat aspek penting dalam sudut pandang dan gaya penulisan
yang luar biasa, yaitu kesedersederhanaan berbahasa dan analogi yang jelas. Hal
ini yang membuat buku ini cocok untuk dibaca para remaja, tanpa
membingungkannya dalam memahami inti pembahasan.
Namun,
penganalogian berbagai topik yang seharusnya bisa menjadi suatu kelebihan dari
buku ini justru sedikit memberikan kesan bertele-tele. Lepas dari segala
kelebihan dan kekurangannya, buku ini tetap layak untuk kita aplikasikan dan
sebarkan kepada remaja-remaja di penjuru dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar